Wonosobo, satumenitnews.com – Rombongan kuli tinta di Kabupaten Wonosobo mengalihkan fokus lensa mereka ke kawasan utara. Sebanyak 18 anggota Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) meninggalkan rutinitas peliputan berita kriminal dan pemerintahan demi menyambangi Tambi Tea Resort. Mereka hadir untuk memenuhi undangan familiarization trip (famtrip) yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Kegiatan hari pertama yang jatuh pada Selasa (13/1/2026) ini menjadi momen pembuka mata bagi para awak media. Pihak manajemen Tambi Tea Resort tidak sekadar menyuguhkan pemandangan, melainkan membuka “dapur” operasional mereka kepada para jurnalis. Langkah ini memperlihatkan transparansi pengelolaan salah satu destinasi wisata andalan di kota dingin tersebut.
Menelusuri Jejak Sejarah dan Proses Produksi
Agenda hari pertama padat dengan eksplorasi mendalam. Peserta famtrip diajak berkeliling menyusuri area vital yang menjadi jantung operasional perusahaan. Rombongan memasuki pabrik pengolahan teh untuk melihat langsung transformasi daun teh segar menjadi produk siap seduh. Penjelasan teknis mengenai standar kualitas dan mekanisme produksi disampaikan secara rinci oleh pihak pengelola di lokasi.
Perjalanan berlanjut ke museum yang menyimpan rekam jejak panjang perkebunan teh ini. Di sini, para jurnalis mendapatkan gambaran utuh mengenai sejarah dan evolusi Tambi Tea Resort hingga mampu bertahan dan beradaptasi dengan tren pariwisata modern. Narasi yang dibangun di museum tersebut memperkuat identitas Tambi sebagai destinasi wisata yang tidak melupakan akar sejarahnya.
Edukasi di Tengah Hamparan Hijau
Tidak hanya berkutat di dalam ruangan, eksplorasi meluas hingga ke area perkebunan teh. Di tengah hamparan hijau yang menjadi ikon visual Tambi, anggota KJW mendapatkan paparan mengenai segala hal yang berkaitan dengan resort tersebut. Manajemen menjelaskan konsep integrasi antara agrowisata, konservasi alam, dan aspek bisnis yang mereka jalankan.
Kunjungan lapangan ini memberikan perspektif baru bagi para jurnalis mengenai kompleksitas mengelola sebuah kawasan wisata alam. Informasi yang didapat selama berkeliling menjadi validasi atas reputasi Tambi Tea Resort yang kerap dijadikan percontohan pengelolaan wisata oleh pihak swasta di daerah tersebut. Famtrip ini rencananya masih akan berlanjut ke hari kedua dengan agenda yang berbeda.