Wonosobo – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bersama jajaran TNI, Polri dan tokoh agama menggelar doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian Indonesia.
Kegiatan digelar di Paseban Mandala Wisata, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (29/8/2026). Doa bersama secara khusus ditujukan untuk masyarakat di Kalimantan, NTB, NTT dan Papua yang tengah menghadapi berbagai bencana serta mendoakan almarhum Affan, pengemudi ojol yang meninggal dunia saat menjalankan pekerjaannya di tengah aksi demonstrasi di Jakarta satu tahun lalu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., perwakilan Kesbangpol, tokoh agama serta Ketua Paguyuban Ojol Kabupaten Wonosobo Avat Fauzi bersama para pengemudi ojol.
Ketua Paguyuban Ojol Kabupaten Wonosobo Avat Fauzi mengatakan, doa bersama menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian.
“Kita berdoa bersama agar negeri kita dijadikan negeri yang damai. Doa ini juga kita tujukan kepada almarhum Affan, semoga mendapatkan tempat terbaik sebagai pahlawan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno mengapresiasi kepedulian para pengemudi ojol. Menurutnya, profesi ojol memiliki risiko tinggi karena setiap hari bekerja di jalan.
“Jaga diri masing-masing karena banyak kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berada di jalan,” pesan Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat bersyukur karena kondisi Wonosobo saat ini relatif aman dan damai, sekaligus mendoakan daerah-daerah yang tengah mengalami bencana.
“Kami berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga negeri kita tercinta menjadi negeri yang aman, damai dan sejahtera, serta almarhum Affan diterima di sisi Allah SWT,” pungkasnya.