Home » Dandim 0707/Wonosobo Hadiri Khotmil Qur’an XVII Ponpes MMQ Mojotengah, Berikan Motivasi Santri Penghafal Al Qur’an

Dandim 0707/Wonosobo Hadiri Khotmil Qur’an XVII Ponpes MMQ Mojotengah, Berikan Motivasi Santri Penghafal Al Qur’an

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menghadiri Khotmil Qur’an ke-XVII Pondok Pesantren Ma’had Mamba’ul Qur’an (MMQ) Mojotengah, Minggu (18/1/2026). Kehadiran perwira menengah TNI ini membawa kabar angin segar sekaligus tantangan bagi para santri yang tengah menempuh pendidikan agama.

Agenda tahunan pesantren ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, melainkan momentum bagi TNI untuk menegaskan posisi strategis kaum santri dalam peta pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional. Sebanyak 12 santri berhasil diwisuda setelah merampungkan hafalan mereka dalam periode tersebut.

Peluang Karir Militer Bagi Penghafal

Dalam pidatonya, Letkol Inf Yoyok Suyitno menyinggung peran krusial generasi muda dalam menyongsong era Indonesia Emas. Ia menilai bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa fondasi karakter yang kuat. Menurutnya, bangsa ini membutuhkan figur-figur yang memiliki disiplin tinggi serta berlandaskan nilai spiritual yang kokoh.

Baca juga :  Saoto Kuali Mbah Sumarsono Ludes di Festival Kuliner Legend, Pengunjung Disuruh Sabar Besok Pagi

Yoyok secara spesifik menyebut bahwa TNI membuka pintu lebar bagi para santri yang memiliki kemampuan menghafal Al Qur’an. Institusi militer tersebut menyediakan jalur khusus penerimaan prajurit bagi mereka yang memenuhi kriteria hafalan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi para penuntut ilmu agama.

Bagi Yoyok, memiliki anak yang hafal Al Qur’an adalah kebanggaan yang melampaui sekat keluarga. Ia menekankan bahwa karakter yang terbentuk dari proses menghafal kitab suci sangat relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini.

“Bangsa ini membutuhkan orang-orang yang memiliki jiwa Al Qur’an, karena dari sanalah lahir karakter yang kokoh,” ujar Yoyok di hadapan para wisudawan dan wali santri.

Baca juga :  Sinyal Bencana Kian Nyata, Menanti Nyali Aparat atau Gugatan Rakyat?

Ia juga berpesan kepada santri yang masih dalam proses belajar untuk terus meningkatkan ketekunan. Yoyok meyakini bahwa ilmu adalah kunci untuk memudahkan jalan hidup dan mengarahkan masa depan seseorang ke arah yang lebih baik.

Capaian Kilat Satu Tahun

Sementara itu, Pengasuh Ponpes MMQ Mojotengah, KH Ahmad Zahdi, menyambut positif perhatian yang diberikan oleh pihak TNI. Menurutnya, kehadiran Dandim memberikan suntikan moral yang signifikan bagi para santri untuk mempertahankan hafalan dan terus belajar.

Zahdi menjelaskan bahwa wisuda ke-XVII ini mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan bagi pihak pesantren. Dari 12 santri yang diwisuda, terdapat santri yang mampu menyelesaikan hafalan 30 juz hanya dalam kurun waktu satu tahun. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan metode pengajaran di Ponpes MMQ sekaligus inspirasi bagi santri lain yang masih berjuang menyelesaikan target hafalan mereka.

Baca juga :  Polri dan Tim Gabungan Gelar Operasi Berantas Rokok Ilegal di Wonosobo

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy