Wonosobo — Rektor Universitas Sains Al-Qur’an (Unsig) Jawa Tengah di Wonosobo, Dr. H. Zaenal Sukawi, M.A., menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Zaenal Sukawi saat menanggapi isu yang berkembang belakangan ini terkait posisi Polri, apakah tetap berada di bawah Presiden atau dialihkan ke kementerian tertentu.
Menurut Zaenal, secara akademis dan dalam kerangka reformasi, posisi Polri di bawah Presiden sudah tepat dan sejalan dengan amanah reformasi struktural maupun institusional yang selama ini berjalan dengan baik.
“Reformasi struktural dan institusional Polri saya nilai sudah bagus. Ini merupakan amanah reformasi sekaligus amanah Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Zaenal.
Ia menilai, apabila Polri tidak berada di bawah Presiden, berpotensi menimbulkan perbedaan kebijakan kepolisian di tiap daerah yang dipengaruhi kepentingan lokal masing-masing. Kondisi tersebut dinilai dapat melemahkan fungsi Polri sebagai alat negara.
Zaenal menegaskan, reformasi yang perlu terus diperkuat ke depan adalah reformasi pada aspek kultural, mental, dan instrumental, guna menguatkan peran Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Polri harus tetap berada di bawah Presiden agar dapat menjalankan tugas pokok, fungsi, dan perannya secara optimal sebagai alat negara Republik Indonesia,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Zaenal Sukawi menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kapolri beserta jajaran agar terus melakukan transformasi terbaik demi kepentingan bangsa dan negara.