Wonosobo, satumenitnews.com — Keheningan malam di perairan Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, mendadak pecah pada Senin malam, 12 Januari 2026. Seorang pria yang tengah bekerja memuat bibit ikan dilaporkan hilang dan diduga tenggelam sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa ini menyisakan tanda tanya besar ketika sebuah perahu ditemukan terombang-ambing tanpa awak di tengah waduk.
Insiden bermula ketika korban bersama sejumlah rekan kerjanya melakukan aktivitas bongkar muat bibit ikan di area waduk. Kegiatan yang biasa dilakukan oleh para petani ikan setempat ini berubah menjadi kepanikan sesaat setelah korban memisahkan diri dari rombongan untuk mengambil peralatan.
Kronologi Nahas di Tengah Waduk
Berdasarkan himpunan data dari saksi mata di lokasi kejadian, korban awalnya berinisiatif mengambil wadah bibit ikan yang berada di titik lain menggunakan perahu. Situasi berjalan normal hingga saksi menyadari adanya kejanggalan pada perahu yang korban gunakan.
Angin kencang yang berembus di kawasan perairan malam itu diduga menjadi pemicu awal petaka. Saksi melihat perahu tersebut bergerak menjauh terbawa arus angin, namun tidak tampak sosok korban di atasnya. Kecurigaan semakin menguat ketika saksi mendengar suara teriakan meminta tolong yang berasal dari arah perairan, tidak jauh dari posisi perahu yang hanyut.
Rekan kerja korban berusaha memeriksa situasi, namun pandangan terbatas di malam hari menyulitkan pengamatan. Sosok korban tak lagi terlihat di permukaan air maupun di sekitar perahu yang terus bergerak menjauh.
Upaya Pencarian Gabungan
Informasi hilangnya pekerja ini segera sampai ke telinga aparat setempat. Polsek Wadaslintang bergerak cepat menggandeng unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, potensi SAR, kelompok nelayan, serta warga sekitar untuk menyisir lokasi.
Kapolsek Wadaslintang, AKP Antriastida M.J. S.H., memimpin langsung proses pendataan dan koordinasi di lapangan. Pihak kepolisian telah mengantongi identitas korban, namun memilih merahasiakan identitas pelapor dan saksi demi menjaga privasi dan ketenangan keluarga yang bersangkutan.
Dugaan sementara dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa korban kemungkinan besar berusaha berenang mengejar perahunya yang lepas kendali akibat tiupan angin. Namun, kondisi fisik atau faktor alam di perairan waduk diduga membuat korban mengalami kesulitan hingga akhirnya tenggelam.
Tim gabungan terus melakukan penyisiran intensif di titik-titik yang dicurigai. Polres Wonosobo juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Waduk Wadaslintang untuk mengenakan perlengkapan keselamatan memadai, mengingat risiko kecelakaan air bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa prediksi. Hingga berita ini naik siar, tim SAR masih berupaya keras menemukan keberadaan korban.