Wonosobo, satumenitnews.com — Deru mesin di Jalan Wonosobo–Parakan berubah menjadi suara dentuman keras pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sebuah insiden laka lantas karambol melibatkan enam kendaraan terjadi di jalur provinsi tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini bermula dari kegagalan teknis sebuah truk yang memicu rentetan tabrakan hingga menyeret kendaraan lain ke saluran air.
Total enam kendaraan terlibat dalam kekacauan lalu lintas ini. Kendaraan tersebut meliputi satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel, tiga mobil penumpang, satu bus, dan dua sepeda motor. Meski kerusakan materi cukup parah, nasib baik masih menaungi para korban karena tidak ada laporan meninggal dunia.
Kronologi Kegagalan Pengereman
Kanit Laka Satlantas Polres Wonosobo, IPTU Agista Erik, membeberkan detail kejadian di lokasi. Insiden bermula ketika truk Mitsubishi Colt Diesel melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Kondisi jalan di lokasi kejadian berupa trek lurus dengan kontur menurun yang cukup panjang.
Saat melintasi turunan tersebut, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong. Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan yang semakin kencang akibat gaya gravitasi.
“Truk membentur mobil Honda Brio, kemudian oleng ke kiri dan menabrak bus Scania yang sedang parkir. Kendaraan masih melaju dan kembali menghantam mobil Honda BR-V hingga terguling,” ujar Agista Erik, Sabtu, 17 Januari 2026.
Kuatnya benturan membuat situasi semakin tidak terkendali. Honda BR-V yang dihantam truk terdorong paksa ke arah kanan hingga melewati as jalan. Mobil tersebut lantas menyapu dua sepeda motor yang sedang melaju dari arah berlawanan. Akibat dorongan tersebut, motor beserta pengendaranya terperosok jatuh ke dalam saluran air di pinggir jalan.
Data Korban dan Penanganan Polisi
Sebanyak tujuh orang menjadi korban luka dalam peristiwa laka lantas ini. Berdasarkan pendataan petugas, para korban yang mengalami luka ringan berinisial B.U. dan E.M. asal Magelang, T.H. dan A.H. dari Temanggung, R.O. dan S. asal Banyumas, serta I.R. dari Brebes.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Pihak rumah sakit memastikan seluruh korban dalam kondisi sadar saat menerima perawatan medis.
Satlantas Polres Wonosobo bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk menghindari kemacetan panjang. Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan yang ringsek, serta mencatat keterangan saksi mata demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Agista Erik meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi teknis kendaraan. Ia menekankan pentingnya pengecekan berkala sebelum bepergian.
Pengguna jalan diimbau senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan, khususnya sistem pengereman. Hal ini krusial mengingat kontur jalan di wilayah Wonosobo yang didominasi tanjakan dan turunan tajam.

