Wonosobo, satumenitnews.com – Langit Kecamatan Sukoharjo tampak berbeda pada Rabu (25/3/2026) pagi. Sebanyak 21 balon udara aneka warna dan motif mengudara secara bergantian menghibur lautan manusia yang memadati area lapangan.
Pemandangan ini merupakan bagian dari ajang Sukoharjo Balon Festival & Competition. Kegiatan tersebut digelar secara khusus untuk memeriahkan rangkaian Festival Mudik Wonosobo 2026.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, Sri Fatonah W. Ismangil, mengonfirmasi tingginya animo masyarakat terhadap acara ini. Ia menyebut jumlah warga yang memadati lokasi jauh melampaui ekspektasi awal penyelenggara.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Diperkirakan sekitar 10.000 pengunjung hadir,” ujar Sri Fatonah saat ditemui di sela-sela acara.
Daya Tarik Hingga Luar Pulau Jawa
Menariknya, ribuan pasang mata yang menengadah ke langit Sukoharjo tidak hanya berasal dari wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Sebagian besar pengunjung rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan atraksi visual ini.
Sri Fatonah merinci, para penonton datang dari berbagai kota lintas provinsi, bahkan lintas pulau. Beberapa daerah asal pengunjung yang terdata meliputi Tangerang, Kalimantan Barat, Sidoharjo, Pekalongan, Surabaya, hingga Bali.
Daya tarik budaya ini turut menyita perhatian para pemangku kebijakan daerah. Jajaran Forkompimcam, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo, serta perwakilan Disparbud tampak hadir langsung di tengah kerumunan penonton.
Kehadiran jajaran pemerintahan ini menjadi sinyal kuat dukungan daerah terhadap pelestarian tradisi. Selain itu, kegiatan ini juga diproyeksikan menjadi ujung tombak pengembangan sektor pariwisata Wonosobo.
Berkah Ekonomi Ratusan UMKM
Tingginya volume kendaraan pengunjung yang masuk ke wilayah Sukoharjo sempat memicu kepadatan arus lalu lintas. Namun, koordinasi petugas di lapangan berhasil mengurai tumpukan kendaraan sehingga situasi tetap aman dan kondusif hingga acara usai.
Di sisi lain, lautan manusia ini membawa berkah tersendiri bagi perekonomian warga lokal. Sebanyak 80 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah membuka stan di sekitar area penerbangan balon.
Para pedagang ini menawarkan beragam produk mulai dari kuliner hingga kerajinan khas lokal.
Transaksi yang terjadi antara 10 ribu pengunjung dan puluhan pedagang mencatatkan angka yang cukup fantastis untuk acara satu hari.
Data penyelenggara memperkirakan perputaran uang di lokasi mencapai kurang lebih Rp76 juta. Sebagian besar dari nilai transaksi tersebut mengalir langsung ke kantong para pelaku UMKM setempat.
Pemerintah daerah berharap Sukoharjo Balon Festival & Competition terus bertahan sebagai agenda unggulan tahunan. Konsistensi penyelenggaraan diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat daya saing pariwisata Wonosobo di tingkat nasional.

