Wonosobo, satumenitnews.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo memastikan keterlibatan penuh dalam gelaran Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi kewilayahan ini resmi bergulir mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026 mendatang. Langkah taktis ini menandai sinergitas TNI dan Polri dalam upaya menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum setempat.
Apel kesiapan diwarnai kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) yang mewakili Dandim 0707/Wonosobo. Kasdim menyoroti urgensi kolaborasi lintas institusi pada momen tersebut. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci agar operasi berjalan humanis tetapi tetap efektif menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang masih fluktuatif.
Menakar Komitmen di Lapangan
Kodim 0707/Wonosobo tidak sekadar hadir sebagai simbol. Institusi militer ini menerjunkan personel untuk mem-backup kepolisian di lapangan. Kasdim menyatakan bahwa pihaknya memegang komitmen serius dalam setiap tahapan operasi, mulai dari pengamanan fisik hingga pendekatan lunak kepada warga.
”Kodim 0707/Wonosobo berkomitmen mendukung setiap tahapan operasi, baik melalui pelibatan personil dalam pengamanan maupun edukasi kepada masyarakat guna membangun kesadaran berkendara yang aman bagi seluruh warga,” ujar Kasdim saat menghadiri kegiatan apel tersebut.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa peran TNI meluas pada aspek edukasi. Personel gabungan bakal menyasar kesadaran kolektif masyarakat tentang tata cara berkendara yang aman, bukan sekadar mencari kesalahan pengendara di jalan raya.
Strategi Preemtif Hadapi Dinamika 2026
Pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Aparat gabungan merancang langkah ini sebagai persiapan menghadapi dinamika lalu lintas yang diprediksi meningkat. Hal tersebut mencakup persiapan dan pengamanan mobilitas masyarakat sepanjang tahun 2026 yang menuntut kewaspadaan lebih tinggi.
Dukungan personel dari jajaran Kodim 0707/Wonosobo bertujuan memberikan rasa aman maksimal. Sinergitas ini berupaya menciptakan iklim kondusif bagi pengguna jalan selama dua pekan operasi berlangsung.