Waspada Puncak Musim Hujan, Prakiraan Cuaca Wonosobo & Dieng 2-8 Februari 2026

Listen to this article

Wonosobo, saumenitnews.com – Memasuki awal Februari 2026, wilayah Wonosobo dan Dataran Tinggi Dieng diprediksi akan mengalami puncak musim hujan. Berdasarkan data pantauan cuaca, bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan wisata atau aktivitas luar ruangan, sangat penting untuk menyimak detail prakiraan cuaca harian agar tetap aman dan nyaman.

Detail Cuaca Wonosobo Kota (2-8 Februari 2026)

Untuk wilayah pusat kota Wonosobo, cuaca akan didominasi oleh kondisi berawan tebal pada pagi hari dan potensi hujan sedang hingga badai petir pada siang menjelang sore hari.

  • Suhu Udara: 18°C – 24°C
  • Kelembapan: 70% – 98%
  • Kondisi Khusus: Waspada badai petir yang diprediksi terjadi secara intens pada tanggal 2 dan 3 Februari.

Kondisi Ekstrem di Dataran Tinggi Dieng

Kawasan wisata Dieng (Kejajar) memerlukan perhatian ekstra. Dengan ketinggian di atas 2.000 mdpl, suhu udara bisa menyentuh angka 10°C pada malam dan dini hari. Selain suhu dingin, ancaman utama bagi wisatawan adalah kabut tebal yang dapat membatasi jarak pandang hingga di bawah 10 meter.
Berikut tanggal dan Prediksi Cuaca Siang serta Potensi Malam

  • 2-3 Feb  Badai Petir (Thunderstorm) dan Hujan Ringan & Kabut.
  • 4-5 Feb  Hujan Ringan/Sedang dan Berawan Tebal.
  • 6-8 Feb  Hujan Lokal dan Udara Kabur/Dingin.

Tips Aman Berwisata ke Pintu Langit & Taman Langit

Bagi pemburu Golden Sunrise di spot populer seperti Pintu Langit Sky View dan Taman Langit, peluang melihat matahari terbit masih ada jika pagi hari terpantau cerah. Namun, beberapa hal wajib disiapkan:

  • Gunakan Sepatu Anti-Slip: Area jembatan kaca dan tangga kayu akan sangat licin akibat embun dan sisa hujan.
  • Pakaian Berlapis: Pastikan membawa jaket waterproof untuk menghalau dingin sekaligus rintik hujan.
  • Waktu Kedatangan: Usahakan sampai di lokasi maksimal pukul 04.30 WIB untuk menghindari kemacetan dan kabut pagi.

Peringatan Dini BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor di jalur utama Wonosobo-Dieng (kawasan Tieng) dan pohon tumbang akibat angin kencang (Monsun Asia) yang diprediksi aktif selama periode ini.

Related posts

Bangga Berwisata di Wonosobo: Menyingkap ‘Emas Hijau’ Farmasi di Balik Kabut Tambi

Bukan Cuma Teh, Emas Hijau Farmasi Masih Bertahan di Destinasi Wisata Tambi

Menguliti Isi Tambi Tea Resort, Jurnalis Wonosobo Temukan Fakta Pengelolaan Wisata

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More