Wonosobo, satumenitnews.com – Sorotan tajam masyarakat terhadap kinerja kepolisian di era digital sering kali bermuara pada satu hal sepele namun fatal, yakni cara berkomunikasi. Menyadari celah tersebut, puluhan personel Polres Wonosobo menanggalkan arogansi seragam dan kembali duduk sebagai siswa dalam kegiatan Forum Belajar Bersama, Rabu (28/1/2026).
Agenda ini bukan sekadar formalitas apel pagi. Mengusung tema public speaking dan public service, forum ini menjadi bengkel reparasi mental bagi aparat dalam melayani warga. Tantangan zaman menuntut polisi tidak hanya tegas dalam penindakan, tetapi juga luwes dalam penyampaian. Kesalahan satu kata di lapangan kini bisa berujung viral dan meruntuhkan citra institusi dalam hitungan detik.
Membedah Pola Komunikasi Humanis
Forum ini menghadirkan perspektif dari luar lingkaran kepolisian untuk menjaga objektivitas materi. Iqbal, perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Wonosobo, hadir membedah anatomi komunikasi antara aparat dan warga sipil. Dalam paparannya, Iqbal menggarisbawahi bahwa lencana kewenangan tidak lagi efektif jika tidak dibarengi dengan pendekatan yang memanusiakan manusia.
Ia menekankan bahwa pola komunikasi anggota Polri berfungsi sebagai wajah terdepan negara. Iqbal menyebut komunikasi yang buruk sering kali menjadi tembok penghalang antara polisi dan masyarakat yang seharusnya mereka layani.
“Cara berbicara polisi kepada masyarakat sangat menentukan tingkat kepercayaan publik. Bahasa yang digunakan harus mudah dipahami dan mencerminkan sikap melayani,” tegas Iqbal di sela penyampaian materinya.
Teknik Menghadapi Tekanan Publik dan Media
Sesi berlanjut dengan materi teknis yang lebih spesifik bersama Sumali, seorang penggiat jurnalistik senior. Kehadiran praktisi media ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana publik dan awak media menangkap gestur serta pernyataan polisi. Sumali mengajarkan teknik public speaking praktis yang meliputi penguasaan panggung, manajemen emosi, serta kepercayaan diri.
Ia menyoroti pentingnya penguasaan materi sebelum berbicara, terutama saat berhadapan dengan audiens kritis maupun sorotan kamera wartawan. Ketidaksiapan aparat saat memberikan informasi sering kali memunculkan kesalahpahaman. Melalui pelatihan ini, Polres Wonosobo menargetkan para personel semakin siap memberikan pelayanan publik yang profesional, terbuka, dan bertanggung jawab.