Disperkimhub Wonosobo Siagakan 130 Personel dan Pasang Rambu Kabut Portabel untuk Mudik Lebaran 2026

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Wonosobo memastikan kesiapan armada dan infrastruktur jalan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kantor Disperkimhub Wonosobo pada Kamis sore. Ia menyebutkan bahwa operasional posko angkutan Lebaran dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

“Hampir semua pegawai 130 itu terlibat dalam pelaksanaan dan pelayanan pos Lebaran 2026. Ya dengan posisi di tempat-tempat yang ada sembilan pos pelayanan, kita bergabung dengan stakeholder yang lain,” ujar Agus Susanto.

Pihaknya juga baru saja menggelar apel gabungan yang melibatkan petugas pelabuhan di Wadaslintang hingga petugas Terminal Sawangan untuk mengecek kesiapan personel di lapangan secara menyeluruh.

Ramp Check dan Kelaikan Kendaraan

Sebagai langkah mitigasi kecelakaan, Disperkimhub telah melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check di tiga lokasi utama yaitu jalan raya, Terminal Mendolo, dan garasi perusahaan otobus.
“Sejauh ini yang kita cek, kalau ada 10, tujuh di antara sudah memenuhi syarat atau laik untuk jalan, sisanya adalah kelengkapan administrasi yang memang kurang,” jelas Agus.

Petugas di lapangan juga tidak segan memberikan teguran terkait kondisi teknis kendaraan yang berpotensi membahayakan penumpang.

“Misalkan ban gundul juga sudah kita peringatkan, kemudian persentase dari cakram atau rem juga kita peringatkan bahwa persentasenya sudah 50 persen tinggal 20 persen. Meskipun itu secara kelaikan masih boleh, tapi sudah kita peringatkan,” tambahnya.

Rambu Kabut Portabel dan Rekayasa Lalu Lintas

Menghadapi potensi cuaca buruk dan jarak pandang terbatas di jalur pegunungan menuju Dieng, pemerintah daerah menyiapkan solusi rambu peringatan cahaya portabel.

“Di daerah-daerah kalau kabut kita pasang flash yang portable. Jadi kalau cuma tulisan tidak bakal dibaca. Nanti itu menyesuaikan di mana kabut itu pindah, jadi lebih efektif,” papar Agus menjelaskan instruksi khusus dari Bupati Wonosobo.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kemacetan parah di area Pasar Kertek, petugas menyiapkan skenario pengalihan arus. Kendaraan roda empat dari arah lampu merah Selomerto akan diarahkan menuju jalur alternatif Karanggantung.

“Pada saatnya kalau sudah stuck itu dipaksa, dialihkan namanya. Itu namanya rekayasa,” tegasnya.
Jadwal Mudik Gratis 2026

Terkait tingginya animo masyarakat, pemerintah memfasilitasi kepulangan warga Wonosobo dari Jakarta. Rombongan pertama yang terdiri dari sembilan unit bus gabungan dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan BAZNAS akan berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah pada 16 Maret 2026.

Semua armada penjemput tersebut dipastikan telah lolos uji kelaikan jalan dan dipasangi stiker inspeksi.

“Kemudian juga ada program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan, itu ada empat unit yang rencananya berangkat tanggal 17 dari Monas, nanti berhentinya di Terminal Mendolo,” pungkas Agus.

Pemkab Wonosobo Siapkan 35 Titik CCTV Publik Pantau Arus Mudik Lebaran 2026

Bupati Afif Pimpin Apel Pasukan di Mapolres, Siagakan Pengamanan Jalur Dieng dan 22 Titik Balon Udara

Polres Wonosobo Terjunkan 394 Personel Amankan Jalur Mudik dan Wisata Dieng Lebaran 2026


Dandim Yoyok Tegaskan Dukungan Kodim 0707 Amankan Jalur Mudik dan Wisata Dieng Lebaran 2026

Related posts

Musrenbang RKPD Wonosobo 2027: Bupati Afif Tetapkan Arah Pembangunan pada Hilirisasi Pertanian

Kodim 0707 Wonosobo Gelar Bazar Sembako Murah Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri 1447 H

BAZNAS Wonosobo Salurkan 1.260 Paket Sembako Jelang Hari Raya untuk 21 Kelompok Masyarakat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More