Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama unsur Forkopimda, termasuk Kodim 0707/Wonosobo, serta instansi terkait lainnya melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pengecekan dilakukan secara lintas sektor untuk memastikan sinergitas antar instansi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran. Tim turun ke lapangan memeriksa stok barang, fluktuasi harga, serta kondisi kebersihan dan fasilitas lingkungan pasar. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok secara umum relatif stabil dan stok tersedia mencukupi.
Tidak ditemukan indikasi penimbunan maupun praktik spekulasi harga oleh para pedagang. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga ringan, terutama yang dipengaruhi faktor musiman seperti cabai dan sayuran tertentu.
Kristijadi, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Wonosobo yang mewakili Bupati Wonosobo, menyampaikan bahwa meskipun sempat terjadi penurunan daya beli masyarakat di awal Ramadhan, kondisi ekonomi pasar secara keseluruhan masih terkendali.
“Stok bahan pokok aman dan harga masih stabil. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan intensif serta menindaklanjuti masukan dari masyarakat, khususnya terkait peningkatan fasilitas dan kebersihan pasar,” ujar Kristijadi.
Sementara itu, Kapten Cke Sapta Wibawa, Danramil 01/Wonosobo yang mewakili Dandim 0707/Wonosobo, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung stabilitas wilayah. “Kami memastikan situasi wilayah tetap kondusif dan aman, serta distribusi bahan pokok berjalan lancar. Pengawasan bersama instansi terkait akan terus dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri,” tegas Kapten Cke Sapta Wibawa.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya preventif Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan selama periode Ramadhan 1447 H. Pemkab juga telah menyiapkan langkah lanjutan seperti operasi pasar murah di berbagai titik desa guna menjaga daya beli masyarakat.
Dengan sinergi yang erat antara Pemda, TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan masyarakat Wonosobo dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang serta terpenuhi kebutuhan pokoknya.
Pendim0707

