Home » Kodim Wonosobo Bongkar Jamban di Kolam Ikan

Kodim Wonosobo Bongkar Jamban di Kolam Ikan

PENDIM 0707/WONOSOBO

by Kodim 0707 Wonosobo
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnewscom – Sebagai upaya nyata menciptakan lingkungan sehat, Kodim 0707/Wonosobo memerintahkan Koramil jajarannya bersama instansi terkait melaksanakan pembongkaran toilet/jamban diatas kolam warga. Sebagai upaya mendukung program ODF (Open Defecation Free) 2024 yang telah dicanangkan oleh Pemda Wonosobo, Senin (12/6/2023).

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Helmy memerintahkan para Danramil Jajaran Kodim agar mengerahkan pasukannya bersama instansi terkait lainnya bersama – sama membongkar jamban yang berada di atas kolam.

Perintah tersebut langsung ditindaklanjuti seperti di Koramil 01/Wonosobo di Desa Pancurwening dn Rojoimo, Koramil 04/Garung, Koramil 06/Kertek di Desa Banjar, Koramil 07/Kalikajar di Desa Rejosari, Koramil 10/Selomerto di Desa Semayu dan Karangrejo.

Baca juga :  Pemprov DKI Kunjungi Kabupaten Ngawi

“Pembongkaran jamban di atas kolam harus dilaksanakan dengan arif dan bijaksana, karena itu sudah merupakan tradisi turun menurun sehingga upaya menyadarkan masyarakat butuh waktu dan pemahaman yang jelas kepada para pemilik kolam. Bahwa budaya memberi pakan ikan dengan kotoran manusia kurang baik bagi kesehatan,” kata Dandim.

Kabupaten Wonosobo masih masuk daerah miskin di Propinsi Jawa Tengah.

Salah satu indikator dari daerah miskin adalah masih adanya pola hidup yang tidak sehat yaitu ditemukannya jamban diatas kolam ikan atau sungai.

Agar Wonosobo bisa naik peringkat dari daerah miskin maka pemerintah berupaya merubah pola hidup lebih sehat warganya dengan cara tidak boleh BABS (Buang Air Besar Sembarangan).

Baca juga :  Disdagkopukm Wonosobo beri Waktu Hingga 7 Agustus Untuk Pindah dan Bongkar Lapak Penampungan Pedagang Pasar Induk Wonosobo

“Upaya mengangkat kota Wonosobo menjadi daerah tidak miskin harus didukung oleh semua pihak termasuk didalamnya Kodim 0707/Wonosobo ikut serta membantu pemerintah daerah memberikan sosialisasi dan pembongkaran jamban yang tidak sehat. Dialihkan dengan membuat sepiteng yang dibuat secara gotong royong dengan harapan bisa terlaksana dengan cepat dan pada tahun 2024 untuk Kabupaten Wonosobo sudah ODF semua,” kata Letkol Inf Helmy.

You may also like

Leave a Comment