Wonosobo, satumenitnews.com – Warna-warni raksasa menghiasi langit Lapangan Kartika Buana, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek pada Rabu (25/3/2026). Pemandangan ini berasal dari 35 balon udara yang diterbangkan secara tertib dalam ajang Festival balon udara SiBOBa 2026.
Kegiatan yang mengusung tema Festival Mudik Tanpa Sampah ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Mudik Wonosobo 2026. Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh balon berhasil mengudara dengan tetap mengedepankan aspek keamanan.
Penerapan standar keselamatan yang ketat membuat festival berjalan tanpa hambatan. Tidak ditemukan satupun insiden balon lepas dari tali tambat maupun kasus kebakaran hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Kenyamanan pengunjung juga terjamin dengan manajemen lalu lintas yang baik. Arus kendaraan di sekitar lokasi lapangan terpantau mengalir lancar dan terkendali sejak pagi hari.
Dukungan Pemerintah dan Daya Tarik Nasional
Kehadiran sejumlah pejabat daerah di tengah kerumunan warga mempertegas dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi dan sektor pariwisata ini. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Wonosobo dr. Mohamad Riyatno, M.Kes., Kabag PBJ Setda Endang Susila, S.T., beserta perwakilan Camat Kertek tampak memantau langsung jalannya penerbangan balon.
Para pejabat tersebut membaur bersama sekitar 4.000 pengunjung yang memadati area lapangan. Antusiasme masyarakat yang tinggi terbukti dari asal daerah para pengunjung yang datang.
Wisatawan yang hadir tidak hanya didominasi warga lokal, melainkan melintasi pulau dari Papua, Sulawesi, Palembang, hingga Sumatra Barat. Pengunjung dari kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, Lamongan, Semarang, dan Purworejo juga turut meramaikan suasana.
Geliat Ekonomi Lokal dan Misi Lingkungan
Kemeriahan festival ini langsung berdampak pada sektor ekonomi kreatif di tingkat akar rumput. Di pinggir lapangan, deretan tenda menampung sekitar 120 pelaku UMKM yang menjajakan ragam produk kuliner dan kerajinan khas daerah.
Aktivitas transaksi yang tinggi antara ribuan pengunjung dan pedagang lokal menciptakan perputaran uang yang signifikan. Nilai perputaran ekonomi dari kegiatan satu hari ini diperkirakan mencapai angka kurang lebih Rp30 juta.
Selain nilai ekonomi, Festival SiBOBa tahun ini membawa misi edukasi yang jelas melalui konsep ramah lingkungannya. Pesan untuk menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten disuarakan kepada masyarakat, khususnya di tengah momentum arus mudik.
Penyelenggara menargetkan festival balon udara ini akan terus bertahan sebagai agenda unggulan Kabupaten Wonosobo. Konsistensi acara ini diharapkan mampu memperkuat citra pariwisata daerah di panggung nasional sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif masyarakat setempat.