Wonosobo, satumenitnews.com – Langit Desa Gondang mendadak semarak oleh warna-warni raksasa pada Jumat (27/3/2026). Kemeriahan Festival Mudik 2026 kembali terasa melalui atraksi 24 balon udara tradisional yang ditarik secara berkelompok oleh masing-masing tim.
Ribuan pasang mata menatap ke atas mengamati kekompakan peserta menjaga keseimbangan balon. Atraksi visual ini sukses menjadi magnet wisata budaya yang kuat di Kabupaten Wonosobo tahun ini.
Pengawasan Ketat dan Dua Balon Pecah
Penyelenggaraan acara ini mendapat pengawasan langsung dari berbagai instansi terkait. Inspektur, Bagian Hukum Setda, perwakilan lembaga navigasi penerbangan AirNav, hingga jajaran Forkopimcam turun langsung ke lapangan guna memastikan kepatuhan regulasi.
Selama proses mengudara, panitia mencatat terdapat dua balon yang mengalami kendala teknis hingga akhirnya pecah. Namun, insiden kecil tersebut tidak menyurutkan kemeriahan acara.
Panitia dan peserta menunjukkan komitmen kuat terhadap standar keselamatan penerbangan. Secara keseluruhan, festival berjalan lancar tanpa adanya satupun balon yang terlepas dari tali tambat maupun memicu insiden kebakaran.
Geliat Ratusan UMKM dan Ribuan Pengunjung
Daya tarik tradisi lokal ini sukses menyedot lautan manusia yang memadati area lapangan sejak pagi hari. Berdasarkan pendataan, jumlah pengunjung menembus angka sekitar 2.600 orang.
Menariknya, magnet wisata budaya ini berhasil memikat audiens lintas wilayah. Dari total pengunjung yang hadir, tercatat sebanyak 300 orang di antaranya merupakan wisatawan yang datang dari luar daerah.
Tingginya angka kunjungan langsung berimbas positif pada sektor riil di sekitar lokasi. Sebanyak 105 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sigap memanfaatkan momen ini dengan menjajakan ragam produk kuliner serta kerajinan khas Wonosobo.
Transaksi jual beli yang terjadi sepanjang acara menyentuh angka yang sangat menggembirakan. Perputaran uang di arena festival tercatat mencapai sekitar Rp142 juta, menjadi bukti nyata kontribusi acara terhadap peningkatan ekonomi masyarakat akar rumput.
Pemerintah daerah memproyeksikan Festival Balon Desa Gondang ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Selain menjadi ajang pelestarian budaya yang menjadi identitas khas Wonosobo, kegiatan yang aman ini terbukti memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga setempat.

