Danrem 072/Pamungkas Tinjau Jembatan Gantung Garuda Wonosobo

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, turun langsung meninjau proyek infrastruktur vital di Kabupaten Wonosobo, Selasa (13/1/2026). Ia mendatangi lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang terletak di Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek.

Kedatangan Jenderal Bintang Satu ini bertujuan memastikan progres pengerjaan jembatan yang membentang di atas Sungai Begaluh tersebut berjalan sesuai rencana. Jembatan ini memegang peranan krusial sebagai penghubung antara Dusun Klilin di Desa Sindupaten dengan Dusun Pagentan, Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, melaporkan perkembangan signifikan di lapangan. Ia menyebut bahwa proses konstruksi telah memasuki tahap akhir.

Menurut Letkol Inf Yoyok, capaian pembangunan kini menyentuh angka 95 persen. Tim di lapangan tinggal menyelesaikan tahap akhir atau finishing. Pihaknya optimistis jembatan bakal rampung total pada 15 Januari 2026 sesuai instruksi dan target awal.

Memangkas Isolasi Antar Wilayah

Jembatan Gantung Garuda memiliki spesifikasi panjang bentangan mencapai 90 meter. Kehadiran infrastruktur ini menjadi jawaban atas kesulitan mobilitas warga yang selama ini terpisah aliran sungai cukup lebar.
Jembatan gantung sepanjang 90 meter ini diharapkan sangat membantu mobilitas masyarakat setempat, khususnya untuk aktivitas sehari-hari serta memudahkan akses anak-anak menuju sekolah. Keberadaannya akan memangkas jarak tempuh dan waktu perjalanan warga dua wilayah yang selama ini terpisah oleh sungai.

Danrem Brigjen TNI Bambang Sujarwo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras siang dan malam. “Ini tidak akan selesai dalam waktu singkat, hanya sekitar 2 minggu, tanpa dukungan penuh dari Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), prajurit TNI, relawan, serta masyarakat sekitar tidak akan berhasil seperti ini.  Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.

Masyarakat setempat menggantungkan harapan besar pada jembatan ini untuk menunjang aktivitas harian. Selain mempercepat roda ekonomi warga, akses ini mempermudah anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar dengan waktu tempuh lebih lama. Keberadaan jembatan ini secara otomatis memangkas jarak dan waktu perjalanan antar dua kecamatan tersebut.

Sinergi Kilat Dua Minggu

Dalam tinjauannya, Danrem Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyoroti kecepatan pengerjaan proyek yang tergolong singkat. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat siang dan malam di lokasi.
Brigjen Bambang menekankan bahwa durasi pengerjaan yang hanya memakan waktu sekitar dua minggu merupakan hal yang mustahil tanpa kolaborasi solid. Menurutnya, keberhasilan ini bertumpu pada dukungan penuh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), dedikasi prajurit TNI, bantuan relawan, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar. Sinergi lintas sektoral inilah yang menjadi kunci utama berdirinya jembatan dalam tempo cepat.

Ia juga menitipkan pesan penting kepada warga. Setelah peresmian nanti, masyarakat memegang tanggung jawab untuk merawat dan menjaga fasilitas tersebut. Pemeliharaan yang baik akan memastikan jembatan memiliki usia pakai panjang sehingga asas manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang.

Impian Warga yang Terwujud

Kepala Desa Sindupaten, Kukuh Zubaidi, menyambut positif perhatian TNI terhadap wilayahnya. Ia mewakili warga desa menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Kodim 0707/Wonosobo dan Korem 072/Pamungkas.

Kukuh menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat desa memberikan dampak nyata. Jembatan Gantung Garuda ini sudah lama menjadi dambaan warga untuk membuka akses yang lebih layak. Pihak desa dan warga menyatakan kesiapan mereka untuk menjaga dan merawat infrastruktur tersebut sebaik mungkin setelah beroperasi penuh.

Related posts

Polres Wonosobo Gelar Sobo Wargo di Sudungdewo, Tekankan Pencegahan Handak dan Rekrutmen Transparan

Polres Wonosobo Gelar Apel Siaga Kamtibmas, Antisipasi Kerawanan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Mahasiswa dan Komunitas Wonosobo Kecam Represi Polri lewat Aksi Solidaritas Kematian Arianto Tawakal

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More