Wonosobo, satumenitnews.com – Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno memimpin rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Wonosobo meninjau hasil pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung Tahap I.
Kegiatan peninjauan ini berlangsung di Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas dan manfaat infrastruktur yang telah dibangun melalui program kemanunggalan tersebut.
Saat berada di lokasi, Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa fokus utama TMMD Sengkuyung Tahap I kali ini adalah kegiatan fisik berupa pengerasan jalan dengan metode betonisasi.
“Jalan yang dikerjakan menghubungkan antar dusun Menggora dan Trimulyo sepanjang 540 meter, dengan lebar 2,5 meter serta tebal 0,12 meter. Selain itu, juga dibuat senderan jalan sepanjang 48 meter, dengan tebal bawah 0,6 meter, tebal atas 0,4 meter, serta tinggi rata-rata 2 meter,” ujar Dandim di lokasi peninjauan.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga desa dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Akses ini juga dinilai vital untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal di wilayah pedesaan yang sebelumnya cukup terisolasi.
Edukasi Warga dan Semangat Gotong Royong
Tidak hanya kegiatan fisik, program TMMD Sengkuyung Tahap I juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan non fisik.
Kegiatan tersebut berupa penyuluhan dari instansi terkait sesuai bidang keahlian masing-masing yang bertujuan memberikan edukasi dan pemberdayaan kepada warga desa.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan TMMD sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program ini, kami berharap pembangunan infrastruktur pedesaan akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat semangat gotong royong di Desa Trimulyo,” tegas Letkol Inf Yoyok Suyitno.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang turut hadir di lokasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas bantuan percepatan pembangunan di desa.
Bupati secara khusus menyoroti nilai positif dari pelibatan warga dalam pengerjaan jalan tersebut.
“Apalagi dalam pengerjaan menggunakan sistem gotong royong, ini banyak manfaat yang bisa diperoleh seperti pengerjaan menjadi lebih cepat karena dikerjakan banyak orang, masyarakat dan aparat semakin kompak karena bersama-sama mengangkat pasir, semen sehingga tidak ada jarak antara mereka, dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh,” kata Bupati Afif.
Mengakhiri peninjauan, Bupati menghimbau masyarakat Desa Trimulyo dan sekitarnya agar menjaga serta merawat hasil pembangunan tersebut supaya memiliki usia pakai yang lebih lama.
Program di Desa Trimulyo ini diharapkan menjadi contoh sukses sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Rangkaian TMMD Sengkuyung 2026 di Trimulyo Resmi Ditutup, Desa Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Baru

