Home » Bupati Wonosobo Minta Disperindagkop Genjot Pertumbuhan ekonomi

Bupati Wonosobo Minta Disperindagkop Genjot Pertumbuhan ekonomi

by Manjie

WONOSOBO – Bupati Wonosobo minta Disperindagkop (Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM) Kabupaten Wonosobo genjot pertumbuhan ekonomi. Menurutnya pertumbuhan ekonomi harus digenjot seiring dengan penanggulangan wabah Covid-19. Menyeimbangkan antara menjaga kesehatan dimasa pandemi dan meningkatkan gerak roda perekonomian akan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh dinas terkait.

Saat pimpin apel pagi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Wonosobo, Senin 28 Juni 2021,  Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag menyampaikan untuk terus menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan, begitu juga roda perekonomian harus terus digenjot, agar ekonomi masyarakat tetap berjalan.

” Jadi kita tidak bisa menekan salah satu saja, semua harus berjalan bersama. Kesehatan terus ditingkatkan, perekonomian juga harus terus ditingkatkan, agar semua berimbang,” katanya.

Baca juga :  Kholik Idris Pimpin Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Dalam kesempatan itu Afif juga menyinggung permasalahan di Pasar Induk Wonosobo, ia meminta untuk secepatnya menyelasaikan proses penataan pedagang. Afif berharap meski ini merupakan tugas yang berat, Disperindagkop UMKM yang menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah terkait urusan pasar segera mampu mengatasi permasalahn di pasar dan menggerakkan roda perekonomiannya.

“Urusan pasar adalah urusan yang penting, karena pasar merupakan pusat perekonomian bagi masyarakat. Seperti Pasar Induk Wonosobo harus disegerakan proses penataan pedagangnya agar di tahun 2021 ini pasar induk sudak bisa ditempati. Pasar sapuran juga, tahun ini juga ada proses penyelesaian pembangunannya,” ungkap Afif.

Sinergi dan Bekerjasama

Menurut Afif Disperindagkop UMKM harus bekerja ekstra, menggenjot pertumbuhan ekonomi akan dirasa berat karena harus menyesuaikan Protokol Kesehatan. Afif berharap semua elemen dapat bekerja bersama-sama, menyatukan lembaga menjadi satu visi, dan menghilangkan ego sektoral.

Baca juga :  Kejuruan Bordir BLK Kudus, Siap Lahirkan Pelaku Usaha Baru

“Satukanlah lembaga ini menjadi satu visi, kalau masih ada ego sektoral masing masing bidang lepaskanlah itu. kita jadikan satu, gerakkan semua kekuatan dan SDM yang ada, dengan semua bergerak InsyaAllah semua persoalan bisa diurai satu persatu,” tambah Afif.

Dalam menyelesaikan proses penataan pedagang Pasar Induk Wonosobo Afif meminta agar melibatkan Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Induk Wonosobo (PPPIW) untuk mencari solusi bersama-sama, agar pada saat pasar akan difungsikan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“PR kita banyak dan berat, pada sisi yang lain kita harus menangani Covid-19 dan pada sisi yang lain juga harus menangani ekonomi, ini harus berimbang. Dan jangan lupa UMKM juga harus terus diperhatikan, agar semua bisa berjalan dengan lancar. Agar masyarakat tetap sehat, ekonomi tetap berjalan maka dibutuhkan kerja cepat, kerja cerdas dan kerja sama semua pihak,” ujar Afif. (manjie/e1)

Baca juga :  Ratusan Pelajar Kunjungi Desa Wisata Rancangsari Nikmati Edu Tourism

 

You may also like

Leave a Comment