Home » Musrenbang RKPD Wonosobo 2027: Bupati Afif Tetapkan Arah Pembangunan pada Hilirisasi Pertanian

Musrenbang RKPD Wonosobo 2027: Bupati Afif Tetapkan Arah Pembangunan pada Hilirisasi Pertanian

by Malindra Anji
Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com – Suasana di Gedung Sasana Adipura pada Kamis (12/3/2026) tampak dipadati ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mereka hadir memenuhi undangan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wonosobo Tahun 2027.

Forum ini menjadi ruang dialog terbuka yang krusial untuk menentukan masa depan daerah. Tahun ini, Pemkab Wonosobo mantap mengusung tema Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian serta

Transformasi Pariwisata Berkelanjutan.

Tampil memberikan arahan di hadapan peserta yang terdiri dari unsur DPRD, perangkat daerah, hingga komunitas tingkat kecamatan, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan bahwa tema tersebut bukanlah sekadar slogan pemanis acara.

“Pertanian merupakan sumber kehidupan masyarakat Wonosobo yang harus terus kita dorong agar semakin produktif, bernilai tambah, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Sementara pariwisata adalah wajah daerah kita yang harus dikelola secara bijak agar tetap berkelanjutan, menjaga alam dan budaya sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Afif dari atas podium.

Baca juga :  Ribuan Ulama dan Santri Wonosobo Deklarasikan Dukungan untuk Pasangan Lutfi-Yasin di Pilgub Jateng 2024

Pemandangan menarik terlihat dari suvenir yang dibagikan panitia. Sebagai wujud nyata komitmen pada sektor agrobisnis, peserta tidak menerima suvenir konvensional, melainkan paket sayur-mayur segar hasil kolaborasi dengan KTNA Kecamatan Garung, bibit sayuran, teh Tambi, hingga tiket masuk objek wisata Telaga Menjer.

Dalam paparannya, Afif juga mengingatkan bahwa perencanaan daerah wajib berpedoman pada visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Tema Musrenbang RKPD 2027 yang kita usung merupakan wujud keselarasan dengan prioritas nasional. Pertanian kita harus menjadi sumber ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi lokal, sementara pariwisata harus tumbuh dengan prinsip keberlanjutan,” tegasnya kepada para hadirin.

Bupati turut membeberkan tren makro ekonomi daerah yang menunjukkan grafik positif. Angka kemiskinan sukses ditekan dari 17,67 persen pada 2021 menjadi 13,34 persen pada 2025. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi merangkak naik menjadi 5,02 persen di tahun 2025.

Baca juga :  Superhero Muncul Saat Kegiatan Pra TMMD Sengkuyung Tahap II

Capaian tersebut akan menjadi landasan untuk menjalankan misi PRESTASI guna mewujudkan Wonosobo Sejahtera, Adil, dan Makmur dalam lima tahun ke depan.

Ditemui di sela-sela berjalannya forum, Kepala Bappeda Wonosobo Tono Prihantono memaparkan bahwa target RKPD 2027 telah mengerucut pada 10 prioritas utama.

Prioritas tersebut menitikberatkan pada transformasi perekonomian berbasis sektor unggulan, peningkatan kualitas SDM, serta infrastruktur yang inklusif. Tono menyebut draf ini tidak lahir dalam semalam.

“Proses penyusunan RKPD telah melalui beberapa tahapan, dimulai dari forum konsultasi publik pada 22 Januari 2026, Musrenbang kecamatan, forum perangkat daerah, hingga Musrenbang kabupaten yang dilaksanakan hari ini,” papar Tono.

Sementara itu, perwakilan BAPENDA Provinsi Jawa Tengah, Natan Setiawan, yang turut hadir memantau jalannya acara, memberikan catatan penting. Ia mendorong Wonosobo untuk terus memacu hilirisasi produk lokal agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi regional di Jawa Tengah.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Musrenbang? Ini Daftar Lengkapnya

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy