Bukan Pelaporan Kasus, Puluhan Bocah Serbu Markas Polres Wonosobo

Listen to this article

Wonosobo, satumenitnews.com — Suasana Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Wonosobo tampak berbeda pada Kamis (15/1). Sebanyak 79 murid dari SD Negeri 1 Siwuran, Kecamatan Garung, mendatangi kantor aparat penegak hukum tersebut. Kedatangan rombongan pelajar ini bukan untuk melaporkan perkara atau menjadi saksi kasus, melainkan sebagai peserta aktif dalam program edukasi Polisi Sahabat Anak.

Program ini menjadi ruang interaksi langsung antara aparat kepolisian dan pelajar sekolah dasar. Personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Wonosobo, Brigpol Lia Yuanita, menyambut langsung kedatangan puluhan siswa tersebut di halaman Mapolres.

Brigpol Lia tidak menggunakan pendekatan kaku ala militer saat menghadapi anak-anak. Ia menggunakan bahasa sederhana yang mudah dicerna oleh anak usia sekolah dasar saat memaparkan materi. Langkah ini diambil untuk mencairkan suasana sekaligus menghilangkan stigma bahwa kantor polisi adalah tempat yang menakutkan.

Edukasi Dini Bahaya Perundungan

Dalam sesi materi, Brigpol Lia memperkenalkan profesi polisi serta fungsi utama kepolisian dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat. Materi tidak hanya berhenti pada pengenalan profesi. Pihak Polres Wonosobo menekankan poin krusial mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Selain itu, materi mengenai perundungan atau bullying mendapat porsi khusus dalam kunjungan ini. Polisi memberikan pemahaman mendalam agar para siswa menghindari perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini menjadi upaya preventif menekan angka kekerasan antar pelajar yang kerap terjadi belakangan ini.

Para siswa tidak hanya duduk mendengarkan ceramah di dalam ruangan. Brigpol Lia memandu rombongan berkeliling area Mapolres Wonosobo. Mereka melihat langsung berbagai fasilitas pelayanan publik dan operasional kepolisian. Antusiasme terlihat dari wajah para siswa yang aktif bertanya sepanjang tur fasilitas berlangsung.

Upaya Mendekatkan Polri dan Warga

Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Suratno menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak berfungsi strategis. Polres Wonosobo berupaya memangkas jarak antara institusi Polri dengan masyarakat, terutama segmen anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat yang selalu hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat,” ujar AKP Suratno di sela-sela kegiatan.

Ia berharap interaksi langsung ini mampu mengubah persepsi anak-anak terhadap polisi. Kehadiran polisi diharapkan memberikan rasa aman, bukan rasa takut. Lewat pengenalan tugas kepolisian sejak dini, Polres Wonosobo menargetkan tumbuhnya generasi yang memiliki karakter disiplin dan kesadaran hukum yang tinggi di masa depan.

Related posts

Komitmen Tangani Perkara PPA, Satreskrim Polres Wonosobo Digganjar Penghargaan

Safari Cek Mata Berlanjut ke Kalimendong, Pimpinan DPRD Tekankan Mitigasi Dini dan Peran Wali Murid

Polemik Jalan Kalibeber-Deroduwur: Warga Tuntut Sebelum Lebaran, DPRD Janjikan Realisasi 2027

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More